Gereja Saddleback dan Boikot Bis Montgomery; Bagaimana Pergerakan Terjadi?


Kebiasaan dapat mendorong terjadinya suatu pergerakan sosial yang didasari oleh pola sosial yang bermula dari kebiasaan pertemanan dan berkembang menjadi kebiasaan komunitas. Kebiasaan sosial memiliki pengaruh yang besar karena akar dari banyak pergerakan. Menurut ahli sejarah dan sosiologi ;

·         Pergerakan bermula karena kebiasaan sosial pertemanan dan ikatan yang kuat diantara kenalan – kenalan dekat

·         Pergerakan tumbuh karena kebiasaan komunikasi dan ikatan – ikatan lemah yang menyatukan lingkungan tetangga

·         Pergerakan bertahan karena pemimpin – pemimpin suatu pergerakan memberi kebiasaan – kebiasaa baru yang menciptakan rasa identitas yang segar dan rasa kepemilikan

Sehingga, jangan mengabaikan kewajiban sosial dalam suatu komunitas, karena jika kita mengabaikannya maka akan beresiko kehilangan kedudukan sosial kita.

Sebagai contoh, dengan kekuatan atau kebiasaan sosial seseorang bisa lebih cepat untuk sembuh dari kecanduan dari pada berjuang sendiri. Selain itu, kebiasaan buruk dalam tradisi masyarakat dapat diubah dengan mudah menggunakan kebiasaan sosial. Pola seperti ini terjadi dalam kasus boikot bis Montgomery yang dipicu oleh Rosa Parks yang menolak memberikan kursi bis untuk kulit putih. Ketika Rosa Parks ditahan, anggota komunitas afro-american yang ia ikuti justru mendukung apa yang Ia lakukan. Karena jika tidak mendukung, akan terjadi sebuah kecaman dan tekanan dari komunitas.

Dari sini kita bisa melihat, bahwa ketika orang lain bermasalah bahkan disakiti kecendurungan kita akan mengabaikannya. Tetapi ketika teman yang disakiti, akan ada rasa marah. Sehingga membuat lepas kontrol atau protes yang sulit diorganisasi.


 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Neurologi Kehendak Bebas Apakah Kita Bertanggungjawab Atas Kebiasaan Kita ?